BELAJAR “TANPA RUANG DAN WAKTU”

Hari ini adalah moment penting dalam sejarah kehidupan saya, sejak saya bergabung dengan My Liberty International English School, saya telah  mengalami banyak moment menakjubkan, dan salah satunya adalah apa yang saya alami hari ini … oh yaa , silahkan buat minuman favorit anda sebagai teman ketika membaca tulisan ini agar anda lebih bahagia hari ini.

Saya tidak pernah berfikir akan mendatangi tempat ini ,bahkan bermimpi-pun tidak,tapi hari ini ternyata saya diberikan kesempatan oleh Allah untuk datang dan menyaksikan sendiri ,bahkan turut merasakan atmosfer yang berbeda dari sebuah tempat yang disebut : LEMBAGA PEMASYARAKATAN , saya yakin tidak satupun dari kita yang akan menempatkan tempat tersebut sebagai tempat favorit, tapi sepertinya ini tidak berlaku bagi beberapa orang kawan instruktur my liberty yang justru memilihnya sebagai tempat melakukan kegiatan pembelajaran bahasa inggris untuk anak anak binaan yg ada disana.

Sebagian dari yang sempat membaca tulisan ini tentu akan mengernyitkan dahi, : MENGAJAR BAHASA INGGRIS DI LAPAS? UNTUK APA? . baik,mengapa tidak kita balik saja logika kalimatnya : MENGAPA MEREKA YANG DI LAPAS TAK BOLEH BELAJAR BAHASA INGGRIS ?

Sebuah kenyataan yang miris

Terkadang kita yang berada diluar sini,yang dengan bebas menghirup udara bebas menjadi begitu serakah dalam melakukan klaim,tanpa sadar kita jadi merasa berhak menentukan hak orang lain,kita jadi begitu gampang melakukannya seakan-akan kita semua telah berlaku adil dengan melakukan hal demikian,meskipun pada kenyataannya justru disadari atapun tidak  kita sedang berbuat zhalim pada orang lain.

Berbuat dosa atau kesalahan, tidaklah mesti membuat seseorang kehilangan hak-haknya secara penuh , termasuk hak-haknya untuk belajar dari kesalahan yang dibuatnya , Kesempatan untuk belajar,menuntut ilmu sebebas-bebasnya adalah hak asasi yang diatur dalam konstitusi negara apa yang teman teman instruktur dari my liberty lakukan adalah semata-mata membantu para anak binaan di lapas ini untuk mempersiapkan diri mereka dalam upaya menebus kesalahan mereka dimasa silam, dengan menjadi manusia yang berguna dikemudian hari

 Kita yang berada diluar sini mungkin belum lupa,bahwa penjara sesungguhnya adalah tempat yang banyak menghasilkan pemikiran-pemikiran besar dan orang-orang besar , Sukarno pendiri negara ini adalah salah satunya, selain Sukarno adapula nama-nama seperti Mahatma Ghandi,Tan Malaka, Galileo Galilei, Malcolm X, bahkan Buya Hamka dan Tan Malaka pun pernah dipenjara.

Ya ,demikianlah hakikat ilmu dan belajar, ia tak kenal batasan, tak ada ruang yang mampu membendung hasrat untuk belajar, tak ada dinding yang sanggup menghalangi niatan untuk menuntut ilmu sekalipun diri kita adalah penjahat no 1 di kolong langit  , ilmu berhak diserap,berhak dipelajari oleh siapapun juga dan untuk mempelajarinya,kita tak selalu harus berada di ruang ruang kelas yang nyaman karena memiliki pendingin udara, sekali-kali tak ada salahnya belajar pada orang-orang yang belum sempat belajar, tanpa meja belajar tapi dengan semangat belajar yang tinggi

Bagaimanapun juga, apa yang dilakukan oleh My liberty adalah sebuah upaya yang nyata untuk membuka ruang bagi para anak binaan ini untuk melihat dunia yang lebih cerah, bahwa masa depan mereka tidak hanya akan selamanya terhalang oleh jeruji besi, mereka berhak untuk sukses sebagaimana saudara-saudaranya yang lain , yang lebih beruntung dari mereka sehingga tak perlu merasakan dinginnya sel tahanan,

Sekali lagi selamat….

Bravo My Liberty 6/2/2019-17.03